Selasa, 27 Mei 2014
Shopaholic Ties The Knot: Novel yang bikin ngakak sejak awal X))
Bagus banget! Dari awal saya udah ngakak-ngakak waktu Becky berusaha memasukkan barang belanjaannya ke dalam taksi (yang nggak mungkin muat kalau kalian tahu apa barangnya, suer) cuma karena nggak rela bayar ongkir hahaha. Sesuai judulnya, masalah yang diangkat soal persiapan pernikahan. Dan seperti biasa Becky terjebak masalah karena sifatnya yang suka plin-plan. Kali ini saya betul-betul tidak terbayang bagaimana Becky bisa menyelesaikan problemnya yang makin ditunda makin membesar seperti bola salju menggelinding, jadi saya ikut deg-deg-an. Penyelesaian yang diusung kali ini betul-betul bikin melongo! Hah! Luar biasa.
Dibanding buku kesatu dan keduanya, buku ketiga ini jauh lebih kreatif. Bravo!
There's Something Between Us: Novel bernuansa Korea yang tidak terlalu membuat saya menderita ^^
Harus saya akui, K-Pop novel bukanlah selera saya. Ditambah pengalaman pertama saya baca novel Korea dirusak oleh 1 novel terjemahan yang aduhai bikin nangis bombai 7 hari (bukan karena terharu sama ceritanya, melainkan karena novelnya mahal tapi bleh buat saya hihihi). Jujurnya kalau pengarangnya bukan teman sendiri, nggak bakal saya baca buku berbau Korea (meski kalau denger musiknya atau nonton ngedance-nya atau nonton RomCom Korea sih demen #nahloh #jadinyasukaapanggaksih)
Saya pingin jedotin kepala Sung Ki yang manja ke tembok. Kalau baca komik lihat ada cowok aleman, kesannya cute. Tapi kalau hidup bareng sama cowok aleman yang apa-apa minta diambilin, lama-lama pingin ngelempar bakiak. Beneran wkwkwk. TAPI itulah bagusnya dunia novel. Semua indah-indah saja ;).
Di goodreads saya beri 2.5 bintang dan saya bulatkan jadi 3. Alasan pembulatan ke atas karena penulis memakai POV 1 jamak. Itu buat saya nggak gampang. Jadi saya salut. Bahasanya juga mengalir. Alur ceritanya juga lancar. Seperti biasa nama-nama Korea-nya cukup membingungkan tapi untungnya penulis berfokus pada 2 tokoh utama dan beberapa tokoh tambahan saja. Jadi masih oke banget.
Yah. Kalau yang nulis Ayu Rianna, saya masih mau deh baca novel berbau Korea ;). Ayu Rianna dan Ilana Tan sih. Hunting "Definitely Love" ah...
Senin, 21 April 2014
Hujan Daun-Daun: Teenlit yang tidak biasa
Nah, satu lagi buku yang susah banget untuk nggak bias. Lagi-lagi karena kenal yang nulis :).
Jalan ceritanya menggunakan alur maju-mundur. Yang saya sayangkan tidak ada alur flashback yang diselipkan saja di tengah cerita. Soal selera ya itu. Saya kerap merasa gaya bercerita flashback seperti itu lebih elegan daripada flashbacknya harus dipisah jadi bagian tersendiri. Saya juga merasa terlalu banyak topik yang mau diangkat di novel ini, sehingga rasanya seperti belum selesai makan lalu piring saya diangkat sama pelayan restoran. Contoh, sedang asyik-asyik melihat Tania bersama Adrian beromantis ria, tahu-tahu harus dipenggal misteri masa lalu orangtua Tania. Lama pula menggalnya, jadi romansa itu sudah hilang rasanya. Yang saya acung jempol, dua dari tiga penulis novel ini adalah lelaki. Dan mereka tetap bisa pas menggambarkan toko utama yang adalah perempuan. Bravo. Nggak gampang loh. Saya juga jadi membayangkan seperti apa lukisan yang disebut-sebut di novel ini.
Tidak ada novel pertama yang perfect. Mengingat ini debut pertama para penulisnya, ditulis secara estafe pula (trust me, itu lebih susah daripada nulis sendiri)... tiga bintang layak mereka dapatkan.
Looking forward to their solo novel ^^
Teater Boneka: Novel yang ditulis oleh tiga novelist berbakat
Susah juga disuruh nggak bias sama buku ini, karena kenal yang nulis ^^. Ceritanya menarik. Hanya kepingin rasanya hubungan Awan dan Erin lebih dikupas. Romantismenya masih kurang kalau buat saya. Sama geregetan pisan ya sama si Awan ini. Maklum, nggak gitu demen sama cowok yang melarikan diri dari masalah hahaha. Actually my favorite character di buku ini malah si Arum. Semoga bakal ada spin off yang nyeritain Arum dengan lebih detil ^^.
Waiting forward untuk novel solo mereka semua!
Selasa, 15 April 2014
Shopaholic Abroad - Sophie Kinsella
Buku kedua si Shopaholic ini masih cukup menghibur, meski patternnya masih sama dengan buku pertamanya, dan gue rasa itu yang bikin feelingnya beda. Tidak ada elemen yg mengejutkan dari segi apa yg dilakukan Rebecca. But as I said, tetap menghibur. Terutama pikiran dan imajinasi Rebecca yang suka melayang sana sini. Lebih dr sekali gue ketawa dan berkata: Hei! Gue jg mikir begitu! Dan gue juga selalu tersenyum membaca pembenaran diri Rebecca atas apa yg dilakukannya. Jenius sebenarnya. Yg jelas gue ngakak berat waktu Rebecca setengah mati berusaha meloloskan diri dari tour ke museum seni di NY, krn buat si Gila Belanja, museum seni yg sesungguhnya adalah, opkors, PERTOKOAN. *LOL* Looking fwd to read the next book di serial ini.
Sabtu, 12 April 2014
Dunia Di Dalam Mata
Cerpen saya berjudul "Mati" terpilih untuk dimuat di sini. Bangga dan bersyukur sekali bisa menjadi bagian dari kumcer luar biasa ini. Baca deh. Dijamin bakal ternganga karena kaliber tuilsan-tulisan di dalamnya!
Hujan dan Pelangi ~ My 1st Baby ^^
My first novel :). Sudah cita-cita saya menulis teenlit yang berbobot. Novel ini bercerita tentang persahabatan, persaudaraan, dan keluarga; serta nilai-nilai hidup seperti kejujuran, fighting spirit, dan ketulusan hati :).
Beberapa bilang novel ini lebih cocok masuk ke Young Adult karena tema yang diangkat berbeda dan cukup berat bila dibandingkan dengan teenlit yang beredar pada umumnya. Apapun itu, saya berharap yang membaca novel perdana saya dan kedua partner saya ini bisa terhibur dan diberkati.
Catatan Tambahan
Dua hal yang sangat berkesan buat saya:
(1)Seorang pembaca remaja mengirim pesan yang isinya mengatakan betapa dia menjadi lebih mengerti sudut pandang dan isi hati orangtua. "Saya jadi ngerti, Kak, kenapa orangtua kok suka begitu. Thanks ya." Perasaan saya waktu mendengar komen itu? PRICELESS :')
(2)Staff partner saya dengan semangat 45 menanyakan di mana bisa membeli bubble tea. Katanya dia kepingin membelikan cewek yang dia suka bubble tea seperti yang Maurel lakukan pada Sabrina di sini. Lengkap dengan acara manjat pohonnya. Hahhaa.... ^___^
In The Bag - Kate Klise
Novel baru ini cukup menghibur! Dengan 4 POV orang pertama, perpindahan yang cepat, pemikiran yang smart khas remaja dan orangtua, dan kesalahpahaman/ miskom khas Ortu-ABG. Very very entertaining. Terutama karena saya suka novel yang fast pace! Empat bintang! ^^
Can You Keep A Secret - Sophie Kinsella
Reading this book was SUPER FUN! I was laughing so hard my little boy looked at me with concern in his eyes. Maybe he thought I had gone nuts, hahaha....
Love, love, love this! Gave it 5 stars in Goodreads. I think this is funnier than Shopaholic Series.
Love, love, love this! Gave it 5 stars in Goodreads. I think this is funnier than Shopaholic Series.
Dimsum Terakhir - Clara Ng
Sudah banyak karya ditulis oleh Clara Ng sejak novel ini, Tapi novel satu ini tetap menjadi terfavorit saya. Cetak ulang dengan cover lebih cantik. Lima bintang. Membuat saya menangis, tertawa, menangis lagi, tertawa lagi... Dengan 4 tokoh yang masing-masing mendapat porsi cerita adil, dan benang merah kuat yang menghubungkan keduanya. BRAVO! Menantikan Clara Ng menulis lagi novel sekaliber ini ^^
Perfect Mess - Rina Suryakusuma
Salah satu buku predana lini Chrom (lini baru) terbitan GPU. Meski sudah bisa ditebak dari sinopsisnya jalan cerita dan endingnya, tetap merupakan sebuah buku yang enak dibaca dan mengharukan buat saya. Tiga bintang! :)
The Power - Rhonda Byrne
Buku yang luar biasa. Saya jujur lebih suka membaca ini daripada pendahulunya (The Secret). Kalau The Secret somehow lebih enak ditonton di DVD-nya. Beberapa tips di buku ini sudah saya praktekkan dalam kehidupan sehari-hari, dan cukup membawa perubahan. Baby steps though :).
In everything, give thanks!
Langganan:
Postingan (Atom)











