Hai hai. Sudah lama tidak update blog karena satu dan lain hal. Meski membacanya sih tetap jalan ^^.
Kali ini bukug saya baca adalah karangan Orizuka. Serial Audy, gadis berusia 21 tahun (yang kemudian menjadi 22 tahun setelah 3 buku) yang sedang berusaha meyelesaikan skripsi. Sialnya orangtua Audy kena tipu sehingga bankrut (manga Jepang banget nggak sih hahaha... langsung teringat manga apa itu judulnya ya yang anak cowok ganteng terpaksa jadi pelayan buat bayar utang orangtuanya yang berjibun, meski di sini Audy nggak berusaha bayari utang ortunya sih, cuma berusaha bertahan hidup).
Audy lalu melamar pekerjaan. Dan end up di kediaman rumah 4 cowok kece yang disingkat 4R. Bisa ditebak, semua ganteng. Mulai dari yang tertua (Romeo) sampai yang termuda (Rafael, umur 5thn). Ternyata pekerjaan yang dikiranya cuma mengurus Rafael (babysitter), memiliki jebakan maut: merangkap sebagai pembantu rumah tangga!
Maka dimulailah petualangan Audy di rumah 4R ini.
Buku pertama super kocak buat saya. Membuat saya tertawa tidak ada habisnya. Ditambah juga beberapa adegan mengharukan. Yang jelas di setiap halamannya, saya bisa mentransfer setiap kata yang ditulis ke dalam bentuk kotak-kotak manga. Serius. Buat saya jenius sekali penulis yang bisa menovelkan manga dengan baik, tanpa berlebihan. Semua porsinya pas di sini :).
Buku kedua, well... okelah. Bagian depan agak membosakan buat saya. Baru sampai bagian tengah terpicu semangat lagi. Di sini salah satu dari 4R menyatakan rasa sukanya pada Audy. Hmmmm.... Entah ya. Mungkin ini "kutukan sequel kedua". Tahu, kan? :D
Buku ketiga kembali awesome! Begitu sampai bagian ending, ada satu lagi dari 4R yang menyatakan suka pada Audy (secara tidak langsung). I am team R**** pokoknya!!! ^-^ Haiz, tapi melihat gaya menulis yang manga begini, rasanya keinginan tidak akan terkabul T^T
Anyway, tetap paling suka buku pertama! ^^
PS: foto buku menyusul ya!
Senin, 03 Agustus 2015
Senin, 19 Januari 2015
Pengalaman Membaca Jill Mansell
Phew udah lama banget nggak posting di sini.
Iseng-iseng beli buku Jill Mansell, karena diskonan. Bukunya tebal, covernya cantik, harga bersaing. Ya sudahlah samber hehehe. Beli dua buku. Satu judulnya Take A Chance On Me, yang satu lagi Rumour Has It. Keduanya terjemahan.
Kesan pertama, well oke juga. Terus makin baca baru ngeh... oh, ini bukan tipe buku yang berfokus hanya pada 1 tokoh ce dan 1 tokoh co saja. Tokohnya ada banyaaaakkkk... dan diceritakan bergantian. Di antara tokoh-tokoh itu ada benang merahnya. Terkadang benang merahnya kuat, terkadang ya asal mereka berteman dan kenal saja gitu.
Overall enak dibaca. Meski bagiku belum bisa menyaingi Sophie Kinsella yang selalu sukses bikin ngakak dan nangis, Jill Mansell tidak membosankan kok sejauh ini. Untuk keduanya saya beri 3 bintang (dari 5).
PS: gambar bukunya diupload nggak bisa-bisa nih. Graaa... Maybe next time deh...
Iseng-iseng beli buku Jill Mansell, karena diskonan. Bukunya tebal, covernya cantik, harga bersaing. Ya sudahlah samber hehehe. Beli dua buku. Satu judulnya Take A Chance On Me, yang satu lagi Rumour Has It. Keduanya terjemahan.
Kesan pertama, well oke juga. Terus makin baca baru ngeh... oh, ini bukan tipe buku yang berfokus hanya pada 1 tokoh ce dan 1 tokoh co saja. Tokohnya ada banyaaaakkkk... dan diceritakan bergantian. Di antara tokoh-tokoh itu ada benang merahnya. Terkadang benang merahnya kuat, terkadang ya asal mereka berteman dan kenal saja gitu.
Overall enak dibaca. Meski bagiku belum bisa menyaingi Sophie Kinsella yang selalu sukses bikin ngakak dan nangis, Jill Mansell tidak membosankan kok sejauh ini. Untuk keduanya saya beri 3 bintang (dari 5).
PS: gambar bukunya diupload nggak bisa-bisa nih. Graaa... Maybe next time deh...
Langganan:
Postingan (Atom)